Finally, No HIKE !

no hike

Apa yang sudah ditunggu dengan harap harap cemas oleh semua pelaku pasar terjawab sudah, pertemuan FOMC Kamis 17 September 2015 menghasilkan keputusan untuk tetap  mempertahankan suku bunga di kisaran 0 % – 0.25 % dan dampaknya direspon variatif. Di US market, Index DJIA terkoreksi 0.39 %  ditutup di level 16.674,74 sementara Index Nasdaq malah menguat 0.10% ditutup di level 4.893,95.  Bagaimana dengan Emerging Market ? ternyata pasar regional juga merespon variatif dan  IHSG sendiri pada penutupan perdagangan  di akhir pekan ini, Jumat 18 September 2015 IHSG ditutup menguat tipis di level 4.380,32. (+0.04 %) dari hari sebelumnya.

regindicesSumber : Yahoo Finance

Disatu sisi, kita juga dapat melihat adanya kesamaan antara Index Dow dengan IHSG dimana keduanya membentuk pola Symetrical Triangle dan terlihat sebagai indecision, pada mau kemana ya mereka ? Utara atau Selatan ? ayo pilh mana ?

2015Sep-COMPOSITE-800x600.png22015Sep-Dow Jones Averages Industrial Average-800x600

Bagaimana dengan IHSG ?

2015Sep-COMPOSITE-800x600.png3

Studi Teknikal,

JIka pergerakannya masih dalam jalur uptrend nya, IHSG berpotensi  ke arah utara dan menembus downtrend line nya dan kelihatannya butuh effort untuk  bisa breakout karena asing masih terus melakukan penjualan hingga akhir pekan ini. Jadi saat ini IHSG masih menguji level support nya di 4.300 an dan jika bisa menembus ressitance nya di 4.394 maka kemungkinan menuju area 4.500 terbuka, namun melihat outflow asing yang masih berkelanjutan dari hari ke hari, memberi indikasi akan terjadi koreksi di IHSG. Hal ini juga tercermin dari pergerakan IHSG beberapa terakhir yang lesu. Akankah ? Time will Tell….

So, Whats Next ?

Melhat kondisi IHSG dan khususnya apa yang sudah menjadi keputusan ‘Yellen and Friends’, ini bisa jadi ada “sesuatu”  yang belum terpecahkan dan bagaikan iceberg, dan saya melihat secara awam bisa jadi ini bagaikan seorang Ibu yang sedang mencoba memberikan sebuah kesempatan sekali lagi bagi anak anaknya untuk berbenah diri ditengah ketidakpastian situasi perekonomian global. Namun disatu sisi harus disadari bahwa penundaan ini  berdampak adanya aksi spekulasi baik di pasar uang dan pasar saham secara makro. Dan untuk kesekian kalinya,  para pelaku pasar dihadapkan pada situasi ‘maju kena mundur kena’ alias “bingung”, tapi masih mending daripada ‘hidup segan mati tak mau’. hehe…

Bagi kita, sebagai seorang trader seyogyanya tidak perlu risau apapun keputusan The Fed tersebut nantinya. Pointnya, disini kita bisa melihat gambaran besarnya situasi global saat ini, sehingga yang perlu diperhatikan adalah ‘sistem pertahanan’ kita sendiri sebagai seorang Trader, seperti Trading Strategy, Money Management, Risk Management, dll.  Dengan melakukan evaluasi terhadap hal hal tersebut akan membuat kita aware, sehingga apapun keputusan yang diambil adalah keputusan yang terbaik dan applicable dalam mengambil posisi trading, and dont forget, just stick to your trading plan and execute it with discipline !

Good Luck and Happy Trading !